Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Emas Bertahan stabil di Bawah $2.650 Jelang data PMI AS
Monday, 16 December 2024 08:19 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Harga emas (XAU/USD) diperdagangkan datar di sekitar $2.650 selama sesi Asia awal pada hari Senin(16/12). Namun, pembelian bank sentral yang kuat dan ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung di Timur Tengah dapat mendukung logam mulia dalam waktu dekat. Investor menunggu Indeks Manajer Pembelian (PMI) AS bulan Desember untuk dorongan baru, yang akan dirilis pada hari Senin.

Permintaan yang signifikan dari bank sentral mengangkat logam kuning tersebut. Bank sentral telah menjadi pembeli bersih emas selama hampir 15 tahun, menggarisbawahi nilainya sebagai lindung nilai krisis dan aset cadangan yang andal. Menurut World Gold Council, logam mulia diperkirakan akan sedikit terapresiasi pada tahun 2025 karena tindakan bank sentral, ketegangan geopolitik, dan kondisi ekonomi di pasar-pasar utama seperti AS, Tiongkok, dan India.

Pada hari Minggu, pemerintah Israel menyetujui rencana untuk menggandakan populasinya di Dataran Tinggi Golan yang diduduki, dengan alasan ancaman dari Suriah, menurut Reuters. Tanda-tanda meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan tersebut dapat memicu pelarian ke aset yang aman, yang menguntungkan harga Emas. Di sisi lain, rencana tarif Presiden terpilih AS Donald Trump akan semakin memicu inflasi dan menunda kebijakan pelonggaran Federal Reserve (Fed). Selain itu, ekonomi AS yang kuat dapat mengangkat Dolar AS (USD) dan melemahkan harga komoditas berdenominasi USD karena meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil. "Secara keseluruhan, kami melihat ekonomi AS yang lebih kuat tahun depan, yang seharusnya menyisakan lebih sedikit ruang untuk penurunan suku bunga dan dengan demikian mengurangi optimisme terhadap emas," kata Carsten Menke, seorang analis di Julius Baer.

Para pedagang emas akan mengamati pertemuan Fed pada hari Rabu, yang diantisipasi akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin (bps). Perhatian akan tertuju pada pidato Ketua Jerome Powell, karena dapat memberikan beberapa petunjuk tentang kebijakan moneter AS untuk tahun 2025.(ayu)

Sumber: FXStreet

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS